Author Archives: admin_marketing

Tinne Yulianti

Category : Testimonial

Tinne Yulianti

Allhamdulillah, operasi LO Robotic ini berjalan lancer, Terima kasih yang sedalam – dalamnya untuk tim dokter Irham dan semua perawat yang menangani saya, saya memilih operasi LO Robotic ini karena di diagnose perlengketan di sekitar uterus, ovarium, dan usus. Sebenarnya bisa dengan jenis tindakan LO biasa, tetapi menimbang saya sudah mengalami 2x operasi (Pertama, operasi laparatomy karena keterangan di Afsel tahun 2011. Kedua, operasi polip endometrium feb,2013), maka saya memilih dengan tindakan LO Robotic, dengan tindakan itu di harapkan, sakit yang di rasakan pasca operasi lebih minimal dan faktor resiko pasca operasi lebih sedikit dan yang saya rasakan memang benar, saya merasa cepat pulih dan badan lebih segar di bandingkan operasi – operasi yang sebelumnya yang sudah saya jalani.

#janganoperasibesarlagi #savingliveswithbunda #savingliveskanker #minimalinvasif


Rizki Kusumawardhani

Category : Testimonial

Rizki Kusumawardhani

Di tahun ke 4 pernikahan saya, saya memutuskan untuk melakukan operasi laparoskopi karena dari hasil HSG ada pelengketan di tubafalofi sebelah kanan yang mana telur saya selalu matang di kanan. Setelah di jelaskan dokter saya memutuskan dengan laparoskopi robotic, memang jauh lebih mahal dari pada konvensional, tetapi setelah saya membuka mata dari 4 jam operasi dan 2 jam pemulihan, saya merasakan perbedaan LO Robotic ini dengan operasi biasa, pertama, saya bisa langsung tidur dengan posisi menghadap kanan dan kiri, kedua bisa langsung mengangkat dan menekuk kaki saya, bahkan saya tidak merasakan ngilu yang berlebihan di 4 titik bekas sayatan operasi. Pagi harinya saya bahkan sudah bisa duduk tegak, berjalan, bangun dari tempat tidur / kursi sendiri, dan saya merasa tidak seperti orang sakit. Saya puas sekali dengan LO Robotic ini. Terima kasih kepada RS Bunda, dr. Arie A.Polim, dan BIC karena telah menyarankan solusi terbaik untuk kondisi saya, ini merupakan harapan baru saya dan juga langkah awal kami untuk memiliki buah hati. Sekali lagi terima kasih, LO Robotic ini sama sekali tidak menyakiti saya dan recovery-nya luar biasa.

#janganoperasibesarlagi #savingliveswithbunda #savingliveskanker #minimalinvasif


Ira Surianto

Category : Testimonial

Ira Surianto

Semua proses operasi dari awal hingga akhir berjalan baik, saya ucapkan terima kasih pada dr.Josoprawiro dan dr.Ivan, saya merekomendasikan kepada teman – teman bila mengalami kasus seperti ini.

#janganoperasibesarlagi #savingliveswithbunda #savingliveskanker #minimalinvasif


Retno Rudatin

Category : Testimonial

Retno Rudatin

Setelah saya menjalani operasi dengan system Robotic ini saya merasakan nyaman dan tidak merasa sakit setelah operasi, saya juga merasa pemulihan yang cepat sehingga satu hari setelah operasi saya sudah bisa pulang ke rumah. Penyakit yang tidak terdeteksi dengan USG, dengan system robotic ini jadi terdeteksi dengan teliti. Terima kasih saya ucapkan kepada tim dokter dan para medis yang telah membantu saya dalam pelaksanaan operasi robotic yang sudah saya jalani, semoga Tuhan yang maha esa membalas semua kebaikan dan kerja sama tim.

#janganoperasibesarlagi #savingliveswithbunda #savingliveskanker #minimalinvasif


IRA SUSIANE

Category : Testimonial

IRA SUSIANE

Untuk tindakan ini, efek pemulihancepet banget, kurang dari 24 jam sudah bisa miring kanan kiri, lancar banget operasinya, sampai nggak kerasa operasi
Trims dr Arie & Team. Trims RS Bunda Jakarta

#janganoperasibesarlagi #savingliveswithbunda #savingliveskanker #minimalinvasif


Sakinah

Category : Testimonial

Sakinah

saya lebih cepat pulih, tidak nyeri, bisa langsung beraktifitas sehari setelah operasi di lakukan. Terima kasih dr.Ivan dan dokter lainnya yang sudah bekerja maksimal untuk kesembuhan saya, Terima kasih juga untuk suster-suster yang sudah dengan sabar merawat.

#janganoperasibesarlagi #savingliveswithbunda #savingliveskanker #minimalinvasif


Natalia

Category : Testimonial

Natalia

Pada saat menjalani proses robotic laparoskopi surgery sangat memuaskan, dimana apa yang di bayangkan sebelumnya mengenai kekwatiran pasca operasi tidak terjadi, dan waktu operasi hanya berlangsung 2 jam, hasil operasinya pun berjalan lancer dan baik, tim dokter yang menangani sangat professional dan ahli di bidangnya, pelayanan RS saat operasi (tindakan) dan perawatan sangat memuaskan . Terima kasih untuk seluruh tim dokter Ivan sini dan seluruh staff RS Bunda, semoga dalam waktu dekat kami segera memiliki momongan, amiin

#janganoperasibesarlagi #savingliveswithbunda #savingliveskanker #minimalinvasif


Teknologi Bedah Robotik Jadi Andalan Operasi Pengangkatan Kista dan Miom

Category : news

Inovasi menjadi langkah penting bagi perusahaan maupun organisasi agar tetap relevan dengan perkembangan zaman. Demikian juga dengan inovasi di rumah sakit. Untuk meningkatkan pelayanan, rumah sakit perlu berinovasi, baik dari sisi teknologi maupun layanannya. Hal inilah yang saat ini sedang dikembangkan oleh RS Bunda Jakarta dengan teknologi terbarunya, yakni teknologi bedah robotik.  Inovasi dalam rupa fasilitas kesehatan dan kedokteran itu diklaim sebagai yang pertama di Indonesia.

Tentunya, teknologi baru yang diadopsi ini mengusung nilai lebih. “Keuntungan dari bedah robotik, antara lain risiko cedera dan trauma pasca operasi bisa diminimalisir dan membantu dokter bedah dalam proses operasi,” ujar dr. Ivan R, Direktur Pengembangan Produk dan Teknologi PT BundaMedik, yang juga merupakan tim dokter ARMIS dalam konferensi pers di Jakarta. Dalam kurun waktu dua tahun, RS Bunda Jakarta telah menangani 100 kasus pertama bedah robotik. “Tentunya, ini merupakan prestasi yang sangat menggembirakan bagi kami sebagai pusat pelayanan yang memiliki misi dan visi untuk memberikan pelayanan kesehatan dan kedokteran terbaik,” kata Ivan.  Ivan menambahkan, RS Bunda Jakarta selalu mengedepankan fasilitas berbasis teknologi mutakhir yang memiliki keunggulan-keunggulan dibanding teknologi lama.

Bagi Ivan, para tenaga kesehatan dan kedokteran harus secara kontinu berinovasi dalam memberikan pelayanan jasa kesehatan dan kedokteran yang memberikan manfaat terbaik bagi para pasien. Soal strategi harga, RS Bunda Jakarta mengklaim biaya bedah robotiknya jauh lebih murah dibanding dengan rumah sakit di Singapura yang menerapkan teknologi serupa. Ivan mengatakan bedah robotik di RS Bunda Jakarta bisa lebih hemat Rp 100 juta dibanding di Singapura. Untuk investasi teknologi bedah robotik ini, RS Bunda Jakarta mengeluarkan bujet sebesar Rp 20 miliar. Dengan adanya teknologi terbaru ini, lanjut Ivan, masyarakat Indonesia tidak perlu lagi jauh-jauh ke luar negeri untuk berobat dan cukup datang ke RS Bunda Jakarta. Ivan menklaim inilah salah satu diferensiasi RS Bunda Jakarta yang tidak dimiliki oleh rumah-rumah sakit lain di Indonesia.  Ke depannya, RS Bunda Jakarta akan melakukan sosialisasi dan mengedukasi masyarakat tentang manfaat bedah robotik tersebut. Harapannya, masyarakat makin sadar akan manfaat bedah robotik dan mereka tidak perlu lagi mengeluarkan ongkos yang jauh lebih besar untuk berobat ke luar negeri.

#janganoperasibesarlagi #savingliveswithbunda #savingliveskanker #minimalinvasif


Ini Keunggulan Bedah "Robotic" Dibandingkan Operasi Biasa

Category : news

Rasa nyeri yang minimal dan pemulihan yang lebih cepat membuat bedahrobotic mulai banyak dipilih pasien bedah di Indonesia. Bahkan sejak diperkenalkan oleh Rumah Sakit (RS) Bunda Jakarta pada 2012, tim bedah robotic RS ini telah menangani 110 kasus. “Awalnya memang belum banyak yang tahu. Namun belakangan kesadaran pasien bedah yang mempercayakan operasi bedahnya menggunakan bedah robotic mulai tinggi. Ini bisa menjadi alternatif terbaik mengurangi risiko operasi,” kata Direktur Pengembangan Produk dan Teknologi PT BundaMedik, Ivan R Sini di Jakarta.

Ivan menjelaskan, bedah robotic merupakan pembedahan yang menggunakan teknologi tanganrobotic, yang menjadi kepanjangan tangan dokter bedah. Tindakan ini menggunakan luka sayatan yang sangat kecil, yang dihubungkan ke dokter bedah melalui serat fibreoptic kesurgeon consule (simulator). Namun alat-alat canggih ini tetap dioperasikan oleh dokter bedah dengan kontrol sepenuhnya, bukan oleh robot. Tindakan ini diklaim lebih efektif, efisien dan menguntungkan bagi pasien, karena dapat mengurangi luka sayatan dan meningkatkan ketepatan serta akurasi yang tinggi. “Bedah roboticjuga dapat mengurangi risiko cedera, dapat mencakup daerah-daerah yang sulit terlihat, dan meminimalkan trauma paska operasi,” tambahnya.

Sejauh ini pembedahan robotik di RS Bunda Jakarta telah menunjukkan hasil yang memuaskan. Semua tindakan dilakukan sesuai prosedur dan tidak ada pasien yang mengalami kematian. “Risiko dan komplikasi operasi memang selalu ada dalam setiap tindakan medis. Namun dengan bedah robotic, risiko tersebut dapat diminimalisasi,” ujar Ivan. Di RS Bunda Jakarta, kasus operasi yang ditangani dengan bedah robotic berkisar di masalah kandungan, seperti mioma dan kista endometriosis. Kasus-kasus kompleks lainnya yang juga bisa ditangani adalah operasi prostat, angkat rahim, kanker rahim, dan pembedahan usus. “Tahun depan, kita juga akan mempersiapkan bedah robotic untuk menangani masalah jantung,” tambahnya. Bedah robotic di RS Bunda Jakarta saat ini ditangani oleh tim dokter ARMIS (Advanced Robotic and Minimally Invasive Surgery), yang berjumlah 12 orang.

#janganoperasibesarlagi #savingliveswithbunda #savingliveskanker #minimalinvasif


Kenali Gejala Kanker Prostat

Category : articles

Kanker prostat umumnya tidak menimbulkan gejala pada tahap awal, tetapi ketika gejala-gejala muncul mereka biasanya:

  • Kesulitan buang air kecil
  • Pancaran kencing lambat dengan menggiring bola menjelang akhir
  • Perlu buang air kecil lebih sering
  • Darah di air mani
  • Output urine menurun
  • Nyeri tulang
  • Kelemahan ekstremitas

Penting untuk dicatat bahwa gejala-gejala ini sebagian besar disebabkan oleh pembesaran prostat jinak (BPH) atau infeksi prostat. Hal ini sangat jarang pada pria di bawah usia 40 dan menjadi semakin umum setelah usia 50 tahun. Faktor risiko lain termasuk:

  • Geografi (lebih umum di negara-negara Barat)
  • Ras (lebih umum pada laki-laki hitam)
  • Riwayat keluarga (risiko dua kali lipat jika Anda memiliki saudara atau ayah yang memiliki kanker prostat).

Mendiagnosis Kanker Prostat

Sebuah tes darah yang disebut Prostate Specific Antigen (PSA) adalah cara yang paling umum mengambil kanker prostat. Pemeriksaan colok dubur juga membantu meningkatkan tingkat deteksi jika nodul keras bisa dirasakan. Ultrasound biasanya tidak menunjukkan fitur diagnostik kecuali ada nodul kanker.

Diagnosis dipastikan dengan biopsi diperoleh dengan menggunakan ultrasonografi trans-rektal (TRUS). Hal ini mudah dilakukan di klinik dengan anestesi lokal dan penutup antibiotik. Setelah itu, MRI atau CT scan dilakukan untuk menilai setiap penyebaran ke kelenjar getah bening, sedangkan scan tulang biasanya ditunjukkan jika tingkat PSA> 10 ug / L pada saat diagnosis.

Pilihan Pengobatan

Pengobatan tergantung pada berbagai faktor, termasuk usia dan kebugaran pasien, kelas dan stadium kanker. Untuk kanker yang terbatas pada organ (T1 & T2), pilihan pengobatan termasuk:

  1. Membuka prostatektomi radikal – sayatan panjang dibuat untuk menghapus prostat
  2. Prostatektomi radikal laparoskopi – operasi dengan menggunakan beberapa sayatan kecil
  3. Robot-dibantu prostatektomi radikal – mirip dengan operasi laparoskopi tetapi menggunakan robot da Vinci
  4. Brachytherapy – radioaktif ‘benih’ dimasukkan ke prostat
  5. Sinar eksternal radioterapi – balok radiasi disampaikan selama 7 minggu
  6. Intensitas tinggi terfokus USG (HIFU) – gelombang ultrasound yang digunakan untuk memanaskan dan menghancurkan jaringan prostat yang terkena dampak
  7. Hormonal (androgen perampasan) terapi – untuk mengurangi tingkat testosteron

Bedah masih memberikan angka kesembuhan yang terbaik meskipun risikonya. Dengan munculnya metode robot-bantuan, prostatektomi radikal saat ini merupakan operasi kurang berdarah dengan hasil yang lebih baik dalam hal pemulihan pasca operasi, izin oncologic, inkontinensia dan impotensi. Radioterapi adalah pilihan yang layak pada pria yang lebih tua yang tidak cocok untuk operasi, tapi brachytherapy masih baru dan mungkin tidak memiliki hasil yang tahan lama. 

Untuk kanker lokal lanjut (T3), meskipun hal ini biasanya dianggap sebagai tidak dapat disembuhkan, kontrol yang baik masih dapat dicapai dari:

  • Radioterapi
  • Terapi hormonal
  • Terapi hormonal neoadjuvant diikuti oleh prostatektomi radikal

Kanker stadium lanjut (T4) akhirnya akan menyebabkan nyeri, kelumpuhan, retensi urin dan gagal ginjal. Pilihan paliatif adalah:

  • radioterapi
  • terapi hormonal
  • orkidektomi – pengangkatan kedua testis
  • kemoterapi

#janganoperasibesarlagi #savingliveswithbunda #savingliveskanker #minimalinvasif



RoboticWeek Dry Lab #roboticsurgery #roboticweek #rsiabundajakarta #bmhs1973

Sebuah kiriman dibagikan oleh Robotic Surgery Indonesia (@roboticsurgeryindonesia) pada